Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Puluhan Perusahaan Sebabkan Kebakaran Hutan, Hanya Dua Diusut KLH Riau

Salah satu kebakaran lahan di Riau. Foto: Aji Wihardandi

Kementerian Lingkungan  Hidup saat ini sedang mengusut 8 perusahaan di Sumatera terkait dugaan pembukaan lahan dan hutan dengan cara membakar dan telah menyebabkan 3.841 hektar hutan lenyap. Deputi bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KLH, Arief Yuwono mengatakan, proses penegakkan hukum sedang dilakukan. Dari delapan perusahaan tersebut, dua diantaraya ada Riau, dua perusahaan di Aceh dan empat perusahaan di Sumatra Selatan.

Anehnya, Muhammad Ilham Malik, Kepala Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Regional Sumatra kepada Mongabay Indonesia melalui pesan singkat mengaku belum mengetahui informasi tersebut. “Nanti saya coba carikan infonya. Karena penanganannya di deputi 5 KLH di Jakarta,” ujar Ilham.

Kendati hanya dua perusahaan yang diusut oleh KLH terkait kebakaran hutan di Riau, namun berdasarkan data satelit Citra Modis NASA yang dianalisa Eyes on the Forest dari tanggal 1 Juli sampai 29 Juli 2012 ini terdapat 48 perusahaan pemilik konsesi kehutanan yang terpantau lahannya terbakar dengan titik api sebanyak 258.

“Kita tidak tau kenapa hanya dua perusahaan di Riau yang diusut terkait kebakaran hutan ini. Padahal saat ini saja sudah ada 48 perusahaan konsesi kehutanan yang terpantau ratusan titik api. Jumlah titik api di konsesi kehutanan itu belum termasuk pantauan di konsesi perkebunan dan areal pemanfaatan lainnya. Jadi total titik api di Riau periode Juli ini sudah mencapai 793 titik,” ujar Afdhal Mahyuddin kepada Mongabay Indonesia.

Sebaran titik api terdapat di hampir seluruh kabupaten. Sebanyak 445 titik api di antaranya berada dalam lahan gambut yang sebagian besar berada di kedalaman lebih dari empat meter. Dari pantauan Mongabay Indonesia, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan dari pagi hingga siang tanggal 2 Agustus 2012. Gangguan akibat kabut asap ini tidak jarang menyebabkan kerugian ekonomi karena sering tertundanya sejumlah penerbangan di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Muslim Rasyid, Koordinator JIKALAHARI mengatakan, upaya pemerintah Indonesia untuk menekan angka kebakaran hutan dari tahun ke tahun tidak memperlihatkan hasil maksimal karena tidak ada usaha serius. Padahal kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan ini sangat parah dirasakan masyarakat seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Diare, Iritasi mata.

“Pada studi terakhir di empat bulan pada 2006 hampir 25.000 kasus warga yang terpapar partikel asap. Tentu saja angka ini juga bisa dijumpai di tahun ini karena ribuan titik api terpantau di Riau. Kerugian ini belum lagi menghitung pelepasan karbon dan kerugian ekonomi,” ujarnya.

Terkait dengan pengusutan yang sedang dilakukan Kementrian LH, Muslim memberikan apresiasi meski ia meragukan keberhasilannya. “KLH harus transparan dalam pengusutannya. Keberhasilan ini adalah preseden baik bagi penegakkan hukum sektor lingkungan Indonesia. Tapi tetap ada keraguan 8 perusahaan ini akan bernasib sama. Kami minta KLH membeberkan nama-nama perusahaan agar bisa diawasi proses hukumnya oleh masyarakat,” katanya.

Muslim menambahkan, seharusnya pemerintah bisa menyeret perusahaan tersebut dengan mudah berbekal Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa pemilik izin bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. “Seharusnya mudah bagi pemerintah untuk mengusut dan memintai tanggungjawab perusahaan. Lagi pula titik api itu selalu muncul setiap tahunnya di situ-situ juga lokasinya,” katanya. (Zamzami - Kontributor Riau)




Tabel Jumlah Titik Api Antara 1-29 Juli di Riau dari Sejumlah Perusahaan. Tabel: Eys of the Forest, Fire artwork: Aji Wihardandi 

Source : http://www.mongabay.co.id/2012/08/02/puluhan-perusahaan-sebabkan-kebakaran-hutan-hanya-dua-diusut-klh-riau/

Related Posts by Categories



4 comments:

Dwi said...

hanya mau cari untung sendiri,,,,

Mobile App Developers said...

Great article, Thanks for your great information, the content is quiet interesting. I will be waiting for your next post.

Agen Poker said...

Terima kasih atas infonya min. sangat berguna semoga ttp update terus bloggernya bagus

ane mau titip ini ya min siapa tau ada yang tertarik untuk mengikuti kontes SEO gabung aja gratis
KONTES SEO 2016

Domino99 said...

The information is very useful and useful, awaited your next article

Domino 99
Bandarq Online
Agen poker online
Agen poker terbaik

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...