Liputan6.com, Maluku: Pembakaran hutan di Maluku Tengah kian meluas. Selain membuka lahan perkebunan, warga merusak puluhan hektare hutan untuk mengumpulkan potongan kayu sebagai pengganti bahan bakar. Akibatnya lahan yang semula subur dan hijau kini menjadi tandus dan gundul.Data Dinas Kehutanan Provinsi Maluku menunjukkan kerusakan hutan di Maluku Tengah sudah mengkhawatirkan. Dari sekitar 750 ribu hektare luas hutan, 70 ribu hektare sudah hancur. Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring meluasnya operasi pembakaran lahan serta hutan oleh beberapa perusahaan kelapa sawit.

























