Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Tangkap Perambah Hutan Karo

Praktisi Hukum Senior, DR Putra Kaban SH MH

MEDAN-Penebangan hutan di sejumlah tempat di Kabupaten Tanah Karo dinilai sudah sangat mengkhawatirkan. Kapoldasu dan Bupati Tanah Karo diminta segera menghentikan penebangan liar atau illegal loging tersebut, serta menangkap dan memenjarakan para pelaku tanpa pandang bulu.

Penegasan itu disampaikan praktisi hukum senior di Jakarta, DR Putra Kaban SH MH, kepada wartawan di Medan via  handphone, Minggu (3/1). Ia mengaku prihatin melihat kondisi kerusakan hutan di Tanah Karo saat ini dan akan berbahaya bagi ekosistem dan kehidupan apabila dibiarkan.

Putra Kaban yang merupakan putra daerah asli kelahiran Tanah Karo, juga menghimbau masyarakat Karo agar menjaga hutan sebagai paru-paru dunia. Sebab, menurutnya, hutan di Tanah Karo bukan hanya milik masyarakat Karo, tapi juga milik masyarakat dunia. “Jadi jangan lagi menjual kayu hutan tanpa seizin pemerintah. Jangan pula mengorbankan anak cucu kita untuk kepentingan sesaat,” ujarnya.

Menurut Putra Kaban, sebenarnya banyak pohon-pohon ditanami berbagai pihak untuk penghijauan di Tanah Karo, namun belakangan ditebangi segelintir orang dengan menggunakan alat-alat berat. Perbuatan itu merupakan tindak pidana, tapi masyarakat Karo tampaknya kurang mengerti karena kurangnya sosialisasi dari pemerintah daerah.

Dia mengatakan, pelaku penebangan hutan sering kali menganggap bahwa pohon-pohon di areal hutan adalah tanaman masyarakat, sehingga masyarakat merasa berhak menebangnya.“Saya pernah melihat di Desa Nagri Kecamatan Juhar, Tanah Karo, ada penebangan-penebangan pohon dan penumpukan di jalan. Ketika saya tanya hal ini kepada Kadis Kehutanan setempat, katanya hutan itu milik masyarakat. Artinya, sudah terjadi penggundulan hutan dan pembiaran terhadap illegal loging di Tanah Karo,” tegas Kaban.

Putra Kaban meminta Kapoldasu dan Kapolres Tanah Karo agar tidak memberikan toleransi kepada pelaku illegal loging atau pelaku penebangan hutan tanpa izin. Kapoldasu  harus memerintahkan Kapolres Tanah Karo menangkap para pelaku. Bupati Karo melalui Kadis Kehutanan juga diminta membatasi perizinan penebangan kayu.

“Illegal loging ini adalah perbuatan yang sangat tidak benar, jadi jangan lagi ada beking-membeking terhadap para pelakunya,” jelas Putra.
Putra Kaban yang menjadi asisten pribadi Menteri Kehutanan semasa dijabat MS Kaban, ini juga menegaskan, Bupati Tanah Karo dan Kapoldasu harus berani memberantas illegal loging. “Ya, kalau bupati dan Kapoldasu tidak berani, lebih baik mundur saja jadi pejabat. Jangan rakyat sengsara, sementara penjahat merajalela,”cetusnya.

Kaban menambahkan, masalah illegal loging harus menjadi perhatian serius bagi para alon-calon Bupati Tanah Karo mendatang, apalagi pelaksanaan Pilkada sudah di ambang pintu. “Pemberantasan illegal loging harus jadi program dan agenda utama dalam visi/misi Calon Bupati Tanah Karo ke depan,” katanya. (ton)

Source : http://www.hariansumutpos.com/2010/01/tangkap-perambah-hutan-karo.html

Related Posts by Categories



2 comments:

dzaki said...

Habisi Orng2 yang suka menabang hutan sembaranagn yang membuat bumi semakin panas..

Gondrezt said...

Lebih baik orang tersebut didenda dan dihukum dengan cara mengahabiskan beberapa tahun hidupnya (sesuai umur pohon yang ia tebang) untuk menanami kembali serta merawat dan menghijaukan kembali tanaman yang telah dia rusak dan tebang. Adil kan, yang melakukan yang bertanggung jawab.

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...