Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Rakyat Diprioritaskan Izin Kelola Hutan

Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, memprioritaskan masyarakat dalam pengelolaan hutan dengan menekan izin pengelolaan hutan oleh masyarakat seluas 140.000 hektare yang mampu menyerap sedikitnya 32.000 tenaga kerja.

“Rakyat memang diprioritaskan dalam pemberian izin pengelolaan hutan. Ini bagian dari program 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu II untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan lapangan kerja,” katanya usai acara penanaman Jati Unggul Nusantara bersama Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara dan Koperasi Kehutanan Korea di Desa Cijantung, Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/1).

Izin yang dilansir tersebut terdiri atas izin Hutan Tanaman Rakyat (HTR) seluas 120.000 hektare dan izin Hutan Kemasyarakatan (Hkm) seluas 20.000 hektare. Jadi program 100 hari kementerian kehutanan, seperti HTR dan Hkm, yang harusnya masih dalam tataran konsep, menurut Menhut, sudah terlaksana dengan ditandatanganinya izin pengelolaan hutan untuk rakyat ini.

Menhut juga menegaskan, program kehutanan pemerintah adalah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengelola hutan. “Saat ini sudah bukan masanya lagi rakyat dijauhkan dari hutan dengan kawat berduri dan penjagaan ketat. Kita harus melibatkan rakyat dan berbagi dengan mereka untuk bersama-sama membangun sektor kehutanan.”

Untuk tahun 2010, menurut dia, pemerintah mentargetkan luas hutan yang izinnya dikelola oleh masyarakat minimal 500.000 hektare. Luas areal itu setara dengan kawasan yang disediakan pemerinah untuk sektor swasta dalam pembangunan hutan tanaman.

Selain menyediakan areal kerja melalui HTR, Hkm, dan HD, pemerintah juga merancang skema pembiayaan pengembangan hutan untuk rakyat ini dengan bunga rendah melalui Badan Layanan Umum (BLU) Kehutanan. Saat ini, kata Zulkifli, dana yang tersedia di BLU mencapai Rp2 triliun.

“Masyarakat juga bisa memanfaatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR),” kata dia.

Jika pembangunan 500.000 hektare hutan yang dikelola rakyat ditargetkan mencapai Rp400 miliar dari total alokasi KUR nasional setiap tahun senilai Rp20 triliun. Jika pendanaan masih menjadi kendala, tegas Menhut, tidak tertutup kemungkinan pemerintah akan menggandeng swasta, baik koperasi maupun industri pengolah kayu untuk terlibat dalam pengembangan HTR, Hkm, dan HD.(dieni/sir)

Source : http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/01/21/rakyat-diprioritaskan-izin-kelola-hutan

Related Posts by Categories



2 comments:

Bunga Rawa Belong said...

Semoga seluruh masyarakat menjadi sejahtera dalam waktu yang tidak lama lagi ya sob. Tapi harus diingat bahwa menjaga ekosistem dan kelestarian hutan tetap harus menjadi prioritas untuk menjaga dan menjamin ketersediaan hutan kita sampai ke anak cucu.
Salam sukses Indonesia dari Florist Jakarta

Rizky2009 said...

kalau dah izinkan rakyat bisa sekaligus menjaga kelestarian hutan

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...