Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Tips kurangi bahaya limbah elektronik

 Setiap tahun, antara 20-50 juta ton limbah elektronik (e-waste) dibuang tanpa diproses dengan cara yang ramah lingkungan, menurut data PBB. E-waste bisa menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan manusia karena ia adalah sumber toksin, termasuk zat karsinogenik. Setelah dibuang, zat dari e-waste masuk ke tanah, kemudian ke air, dan akhirnya dapat mencemari rumah kita melalui keran air.
Ingat robot lucu di film Wall-E? Di film tersebut, manusia sudah pindah dari dunia ke luar angkasa untuk menghindari sampah yang sudah mengancam kehidupan seluruh dunia. Jangan-jangan hal itu akan menjadi kenyataan!

Apa yang kita bisa lakukan untuk menghindari ancaman e-waste?
  • Mengurangi pembelian alat elektronik yang tidak menjadi prioritas.
  • Beli produk yang dapat di-upgrade dengan mudah.
  • Kalau tidak rusak, jangan beli HP baru dong! Emang berapa banyak HP yang dibutuhkan?
  • Pilih baterai yang bisa diisi ulang (rechargeable). Walaupun sedikit lebih mahal, tapi bisa dipakai ulang.
  • Olah e-waste kamu secara ramah lingkungan. Baterai dan CD bekas bisa diantar untuk didaur ulang ke:




    • JAKARTA
      Jl. Pakubuwono 6 No. 99 (blkg Apotik Century)
      Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
      cp: Bayu Wardhana (0817 128 615)

    • BANDUNG
      Tobucil
      Jl. Aceh No 56
      CP: Tarlen, Telp: 022 4261548




  • Bagi yang bekerja di pabrik yang memproduksi e-waste berskala besar, bisa kunjungi perusahan WMI untuk melakukan pengolahan limbah yang ramah lingkungan.
  • Hubungi perusahaan yang memproduksi e-waste dan tanyakan apakah limbah tersebut diproses? Di mana? Bagaimana caranya? Kalau perusahaan tersebut sadar bahwa ada yang peduli dengan sampah mereka, ada kemungkinan mereka akan mulai peduli juga.
Source :  http://greenlifestyle.or.id/tips/detail/tips_kurangi_bahaya_limbah_elektronik

Related Posts by Categories



4 comments:

bima said...

apakah di setiap kota sudah ada yang bisa mendaur ulang? Bagaimana yang belum ada? apakah pemulung bisa pasti memilah-milahnya?

Gondrezt said...

Mungkin kalau disetiap kota pastinya masih sangat terbatas, tapi kalau untuk membedakan sampah menurut kategorinya, mungkin harus ada training khusus kali yach itung2 menambah pengetahuan pemulung juga ...

Reno Rasiwara said...

kita juga punya nih artikel mengenai 'Sampah Elektronik', silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/6906/1/Studi%20Komparatif%20Pengelolaan%20Sampah%20Elektronik.pdf
trimakasih
semoga bermamfaat

Printer Kasir said...

semoga benar2 dilakukan, sehingga semua bisa sehat

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...