Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Greenpeace : Kandidat Presiden Ingatlah Hutan kita

Indonesia — Greenpeace mendesak presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera melakukan langkah nyata untuk melindungi hutan yang tersisa di Indonesia. Aktivis Greenpeace menyatakan desakkan tersebut setelah berpidato ala SBY di depan kantor Bravo Media Center.Dalam pidato ala Greenpeace, SBY yang diperankan aktivis Greenpeace mengakui bahwa selama ini kebijakan-kebijakannya belum efektif dalam melindungi hutan, dan berjanji akan melakukan langkah-langkah lebih konkrit untuk melindungi hutan dan mengatasi perubahan iklim.
Dalam beberapa bulan terakhir Greenpeace terus mendesak tim sukses dari tiga kandidat Presiden Indonesia, untuk mengeluarkan komitmen dan program nyata mengatasi pembabatan hutan dan dampak perubahan iklim, jika nanti terpilih. Desakan itu terus disampaikan secara langsung melalui tim sukses maupun melalui serangkaian parodi debat capres di televisi swasta serta di kota-kota tempat para kandidat itu berkampanye. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para capres itu untuk lebih serius dalam mencari penyelesaian masalah pembabatan hutan dan perubahan iklim.

Greenpeace telah melakukan beberapa desakan melalui beberapa pertemuan dengan tim sukses. Jusuf Kalla dalam suatu kesempatan dialog meminta Greenpeace membantu merealisasikan dana dari negara maju untuk program perlindungan hutan alam di Indonesia. Sementara Megawati Soekarnoputri dalam kampanyenya di Palangkaraya telah menyatakan akan menerapkan moratorium (penghentian sementara) penebangan hutan. Hingga saat ini Susilo Bambang Yudhoyono belum menyatakan tentang programnya untuk menghentikan penebangan hutan, Kecuali pada suatu iklan di media cetak yang membela posisinya dalam perlindungan hutan Indonesia.

Sampai sekarang, pemerintah Indonesia masih membiarkan mayoritas hutan Indonesia dirusak untuk memproduksi kertas, produk perkayuan, coklat, kosmetik, dan produk kecantikan, minyak goreng, dan apa yang disebut ‘biodiesel’. Jika terus dibiarkan, maka pemerintah tidak hanya bersalah karena tak mampu melindungi lingkungan dan membuat jutaan masyarakat yang hidupnya bergantung pada hutan kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, tetapi juga harus bertanggung jawab atas dampak negatif perubahan iklim.

Desember tahun ini di Kopenhagen akan diselenggarakan pertemuan iklim yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan upaya dunia mengatasi dampak perubahan iklim. Di pertemuan ini diharapkan negara-negara maju setuju untuk memberikan milyaran dolar Amerika sebagai dana pemeliharaan dan perlindungan hutan negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Greenpeace mendesak pemerintah Indonesia untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga hutan dengan cara mengimplementasikan moratorium pembabatan hutan untuk memberi ruang dan waktu bagi sistem yang lebih baik yang diperlukan untuk memastikan perlindungan hutan.

Pada pemilihan presiden 8 Juli mendatang merupakan suatu kesempatan untuk masyarakat Indonesia jika kelak presiden yang terpilih mampu membawa rakyat Indonesia mendapatkan keuntungan dengan melindungi hutan dan akan mendatangkan suatu ancaman untuk masyarakat Indonesia jika presiden mendatang membiarkan semua perusakan hutan terus berlanjut dan tidak melakukan apa-apa dalam menggulangi perubahan iklim.

Source : http://www.greenpeace.org/seasia/id/news/greenpeace-kandidat-presiden

Related Posts by Categories



0 comments:

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...