Selamat Datang di http://gondrezt.blogspot.com "Bersama Menghadapi Kejahatan Hutan dan Iklim" lakukan hal secara nyata dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

Penangkapan Aktivis Walhi Sebagai Bentuk Tidak Berpihaknya Negara Terhadap Keselamatan Laut Indonesia

Word Ocean Conference yang dilaksanakan dari tanggal 12 sampai dengan tanggal 15 tahun 2009 di Manado dengan agenda utama CTI menegaskan bahwa konfrensi yang seharusnya membahas tentang bagaimana menyelamatkan laut dunia sebagai bagaian utama sumber-sumber kehidupan ternyata sudah di bajak oleh kelompok korporasi dengan mengedepan agenda bagaimana meminggirkan rakyat atas sumber-sumber kehidupan nelayan yang di indonesia berjumlah lebih dari 20 juta nelayan di Indonesia

Sementara disisi lain pembuangan tailing dan limbah lainnya perusahaan tambang dengan jumlah 340.000 ton perhari, tidak menjadi agenda utama yang seharusnya menjadi bagian utama dan menjadi penyebab utama kerusakan laut di Indonesia.

Menyikapi fenomena yang berkembang ini maka masyarakat sipil yang tergabung dalam Manado People Aliance (MPA) berusaha menyuarakan pendapat bahwa agenda yang sedang di bahas di WOC ini bukan substansi yang penting dan urgen untuk dibahas, akan tetapi tindakan mencemari lingkungan dan meminggirkan rakyat atas sumber kehidupannyalah yang seharusnya menjadi agenda yang harus diutamakan.

Guna menyuarakan ini tidak kurang dari 200 orang yang tergabung dalam MPA ini secara bersama-sama melakukan aksi di lapangan Malalayang Manado , guna menuntut tindakan yang lebih substantif untuk di bahas atau jika tidak, maka lebih baik pertemuan international ini di bubarkan saja.

Sesungguhnya rencana aksi ini sudah di halang-halangi oleh pihak keamanan baik di Manado (Polda Sulut) maupun di Jakarta (MABES POLRI). Hal ini dilakukan dengan cara, ditingkat Jakarta tidak dikeluarkannya surat tanda penerimaan pemberitahuan dengan alasan kegiatan ini memerlukan perizinan dan tidak cukup dengan pemberitahuan semata, sementara di mana aksi pembubaran lebih sarkastis dan sangat tidak mencerminkan tindak petugas yang memahami hukum keramaian yang sudah di atur Undang Undang No 9 tahun 1998 dengan melakukan pembongkaran sejumlah tenda di lokasi private yang sebelumnya sudah disewa

Puncak dari penekanan ini adalah ditangkapnya Direktur WALHI Nasional Berry Nahdian Forqan dan Kepala Departemen Penguatan Regional WALHI Erwin Usman dengan tuduhan mendalangi aksi . Tindakan penangkapan ini tentu saja mengundang protes dari semua pihak terutama masyarakat sipil. Dalam hal ini mereka telah melakukan tindakan dalam rangka menyuarakan pendapat di muka umum sesuai dengan aturan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

Source : http://walhi.or.id/websites/index.php/in/info-woc-2009/134-penangkapan-aktivis-walhi-sebagai-bentuk-tidak-berpihaknya-negara-terhadap-keselamatan-laut-indonesia

Related Posts by Categories



0 comments:

Belajar berbagi untuk sesama dan jangan lupa komentarnya...